Hati yang terluka

100%

Hati yang terluka

Not yet available in the requested language -- showing the original version.

Alisha putri baru saja merayakan kelulusannya dengan teman teman tapi ada yang menarik di hati nya, dia adalah adam samudera cowok tampan yang cool dan cuek banyak kaum hawa yang ingin menjadi kekasih nya tapi tidak dengan Alisha. Gadis itu termasuk pemalu dan hati hati dengan kaum adam trauma masa muda sang ibu mengajar kan Alisha jadi gadis yang tertutup meskipun dengan sahabat sendiri.


"Sha, besok ada acara gak.? "


Alisha yang hendak pergi menoleh ke bella sahabat nya.


" Gak tuh, ada apa? "


"Novita ngajak anak anak nge dance, kamu ikut ya sha! Sekali ini.!? "


Mendengar kata dance Alisha langsung berdiri bulu kuduk nya.


"Gue mending nemenin nyokap dah! Gak sekali gak ya gak! " Tolak nya tanpa kompromi


Alisha pun balik badan pergi meninggalkan bella yang melongo.


"Astaghfirullah, anak satu itu shalehah sekali.. " Gumamnya


Di lain tempat adam sedang dibujuk oleh kevin cs untuk ikut dance besok malam.


"Ayo lah dam, siapa tau loe dapat cewek yang aduhai solehot, hahaha "


"Ya coba lah besok, gue ada acara mendadak gak. " Sela nya cepat



Besok hari.


"Mah, Alisha emang boleh ikutan teman nge dance.. "


Bu Marni terdiam ketika anak nya bertanya seperti itu,


"Mah...


" Jaga sikap dan jangan pulang terlalu malam jika ada yang menjemput mu., ingat sha dunia remaja lebih kejam dari yang engkau bayangkan. "


Alisha mengangguk mengerti.


Drrrrt. .


di layar HP tertera nama bella dan Alisha pun langsung mengambil nya.


"Ya halo.. "


"Sha, nanti malam loe di jemput sama adam, Dadan yang cantik ya. "


Alisha tak bergeming dan gembira nama adam di sebut. Suara bella masih terdengar dari seberang


"Sha..


" Oke.. Thanks ya info nya.. Kira kira jam berapa dia sampai sini? "


"19.00wib, pastikan loe sholat dulu. "


"Siyap ustadzah bella. " Ujarnya sambil tersenyum tipis


Bella menghembuskan nafas panjang dan langsung menutup telfon


Alisha bergegas ke kamar untuk memilih gamis yang akan ia kenakan malam nanti.

Dan is pun tertuju pada gamis mocca dengan warna hijab senada.


"Pakai ini aja. " Batin nya mantap


Tepat jam 19.00wib

Setelah sholat isya Alisha pun turun untuk berpamitan pada mamah nya, sambil menunggu adam datang.


Tok


Tok


Tok


"Alisha, assalamu'alaikum. "


"Wa'alaikumussalam." Jawab Alisha dan ibunya


Ceklek.


Pintu terbuka, dan dihadapan Alisha berdiri adam dengan sangat gagah untuk remaja seusia nya. Adam pun tak kalah terkesima dengan penampilan Alisha gadis sederhana itu hanya memakai gamis dan tak berdandan berlebihan.


"Mari berangkat jika kamu sudah siap. "


"Do'a in Alisha ya mah. " Harap Alisha dengan cemas


"Tentu nak, mamah do'a in kamu supaya Allah selalu melindungi mu. "


Sembari memeluk anak semata wayang nya.

Mereka pun akhirnya berpisah, Alisha dan adam memasuki mobil dan langsung pergi membawa kecemasan mamah Marni.


"Gusti Allah, jagalah putri ku..aku titip kan dia pada Mu.. "


Mobil melesat cepat membelah kota magelang menuju kab. Sleman suasana begitu hening hanya suara detak jantung dan seru nafas di dalam mobil itu.


"Sha, bagimana kalau kita ke hotel saja. "


Duar!


Adam yang dikenal cuek sama perempuan tiba-tiba berfikiran seperti itu pada nya.


"Elo gila ya dam! Bisa bisanya otak loe konslet gitu. "


"Ini sebenarnya rencana teman teman, bukan murni rencana ku. " Khilaf adam


"Tapi loe punya hati kan dam!? Turunin gue disini sekarang dam! " Alisha mulai bergemuruh dada nya karena takut


Tapi ternyata pintu itu terkunci dari dalam, adam mencari spot yang agak temaram di pinggiran kota Jogja mobil itu berhenti menyisakan dua insan yang berbeda jenis.


"Gua udah lama jatuh hati sama kamu Alisha, tapi loe terlalu tertutup dan tak pernah sedikit pun ke gue, seperti gadis yang lain..! " Kata adam frustasi


Alisha terkejut mendengar itu, tubuh nya pelan pelan menjauh dari adam samudera tapi pintu mobil yang terkunci dan ruang gerak nya yg sempit, membuat Alisha membuang muka begitu adam mendekat ke arah nya.


"Jangan dam.. Aku mohon.! "


Dia memeluk tubuh nya sendiri karena ketakutan.


"Al.. Mungkin dengan cara seperti ini kamu bisa jadi milik ku.!


" Tolooong! Reflek ia menjerit


Tapi jalan itu terlihat sepi padahal jam baru menunjukkan pukul 20.00wib

Adam yang ter obsesi oleh kepemilikan Alisha dia pun dengan cepat menutup bibir gadis itu dengan mulut nya.


"Mmm.. Dam.. " Alisha memukul dada bidang remaja itu tapi adam langsung mengunci dan membuat jarak yang tak terpisahkan di tubuh mereka.. Tapi sebelum hal jauh terjadi tiba-tiba


Tok.. Tok.. Tok..

Suara jendela mobil di ketuk orang dengan bertubi-tubi, adam yang bernafsu ingin memberikan sesuatu yang tidak pantas itu pun jengkel. Ia berpaling ke arah jendela dan di luar ternyata ada beberapa anak muda sedang berkerumun.


"Buka pintu nya! Sebelum gue pecah in nih mobil. " Suara khas laki-laki dewasa membuka percakapan


Adam seketika menjauh dari tubuh Alisha dan kesempatan untuk Alisha merapikan pakaian serta bersiap kabur.


Ceklek. Suara pintu mobil di buka tapi tidak dengan pintu di satu nya Alisha pun pura-pura bersandiwara kepada pria yang di luar.


"Kak.tolong adik mu disini masih di kunci. "


Zefan pemuda yang diluar menatap gadis berhijab mocca itu.


"Bukain pintu disebelah, dia adik gue atau loe ingin bugem. "


Adam yang merasa di keroyok dan gagal mendapatkan tubuh Alisha hanya menghela nafas dan membuka pintu itu.


"Dengar ya Sha, meskipun sekarang aku tidak bisa memiliki mu, suatu saat kau akan jatuh ke tangan ku. " Ucap nya dingin


Setelah Alisha benar benar keluar dari mobil, adam pun langsung tancap gas meninggal kan mereka di pinggir jalan itu.


"Terima kasih kak. " Ucap Alisha tulus di sertai senyum


"Ya sama sama. Kamu pulang kemana biar aku pesan kan taksi. '


" Ke magelang kak. "


Zefan pun memainkan ponsel nya sebentar dan tidak lama kemudian taksi datang.


"Hati hati di jalan, sampai jumpa di magelang"


Alisha mengangguk dan berpamitan meninggalkan mereka yang berada di situ.


End






Ketuk paragraf mana pun utk membagikan kutipannya

Kutipan dari paragraf yang Anda klik -- edit dulu kalau perlu (bisa dipersempit ke kalimat/kata tertentu), lalu bagikan.

0 / 500
Bagikan ke: