puan rupawan yang mungkin tak bertuan,
sini duduk sebentar.
sudah kubuatkan japanese bajawa untukmu,
beserta darmawangi tiga batang.
cukup untuk merayu telinga dan nasihatmu.
kali ini tentang bangsa antah berantah.
antara pasifik dan hindia.
kabarnya, mereka sedang sekarat.
susah mati,
susah pula untuk hidup.
terlalu banyak susuk di tubuh mereka;
barang-barang gaib yang tak pernah mereka minta untuk ada,
warisan tetua yang tertanam paksa.
dukun-dukun pintar sudah didatangkan,
untuk menyembuhkan.
tiada yang mampu.
semua ilmu terpatahkan.
terlalu kuat bala yang menggerogoti;
bak jendral terlatih didikan columbus.
kemarin, seorang dukun menemuiku.
mengajakku datang kesana.
sebab aku fasih
merapal mantra tolak bala.
tapi, puan.
sepertinya mantraku juga tak akan mempan.
bala didikan columbus?
mantraku masih terlalu lemah.
kalau engkau jadi aku,
aku harus melakukan apa, puan?
apa kurapal saja
mantra pemanggil malaikat maut?
"belum perlu, tuan.
kematian tak pernah kekurangan jalan.
teruslah membasuh,
tanpa henti,
sabar dan penuh rasa tulus.
entah kapan akan usai,
barangkali bukan semasa hidupmu.
tapi jangan biarkan
tanganmu ikut mewariskan
apa yang selama ini
coba kau bersihkan."
Ketuk paragraf mana pun utk membagikan kutipannya