Lina, gadis yatim piatu yang kesepian, menemukan seekor kucing hitam terluka di gang sempit dekat rumahnya saat malam hujan deras. Kucing itu memiliki mata emas yang aneh — seolah menyimpan kesedihan yang sangat manusiawi. Tanpa pikir panjang, Lina membawanya pulang dan menamainya Kael. Kael bukan kucing biasa. Ia selalu menatap Lina seolah memahami setiap kata yang diucapkannya, menjaga Lina saat tidur, dan bahkan pernah menyelamatkannya dari seorang pencuri dengan cara yang mustahil dilakukan kucing biasa. Suatu malam di bawah cahaya bulan purnama, Lina terbangun dan menemukan seorang pemuda tampan berambut hitam legam dengan sepasang telinga kucing di kepalanya — duduk di tempat Kael biasa tidur. Pemuda itu menatapnya dengan mata emas yang sangat familiar. "Namaku Kael Arzhavyn. Aku bukan kucing — aku pangeran dari kerajaan yang tersembunyi di balik dunia manusia."
Suka & komentar per bab tersedia di halaman baca tiap bab.
Belum ada ulasan.