Arsyila Anindya Humaira mengira Kakak laki-lakinya hanya pergi sebentar seperti janjinya di hari Sabtu kala itu. Namun 'sebentar' itu berubah menjadi beberapa tahun penantian. Ketika Allah mempertemukan mereka kembali di kampus yang sama. Maira, nama panggilannya, menyadari satu hal, takdir selalu punya cara paling indah untuk menautkan benang yang sempat terputus.
Suka & komentar per bab tersedia di halaman baca tiap bab.
Belum ada ulasan.