Oleh Dr. Suwardi, M.Pd.I
Jadi affiliator , dapat komisi tiap ada yang checkout lewat link Anda.
“Pernahkah Anda merasa hidup di era yang paling bising, padahal kita belum pernah sedekat ini dengan kesunyian?”
Jari-jari kita terbiasa menggulir layar tanpa henti, mengejar validasi semu, dan tenggelam dalam riuhnya notifikasi digital. Di balik gemerlap panggung maya, kelelahan senyap merayap: kecemasan akut (anxiety) datang tanpa diundang, ruang batin terasa hampa, dan kita kehilangan arah tentang arti hidup yang sesungguhnya.
Buku “Menembus Kabut Fana” hadir sebagai jeda di tengah kepenatan dunia modern. Penulis mengajak kita menempuh perjalanan sunyi, menengok kembali keteguhan para ulama salaf seperti Hasan Al-Bashri, Urwah bin az-Zubair, dan Thawus bin Kaisan dalam menghadapi ujian hati, ambisi dunia, dan tipu daya zaman.
Melalui perenungan yang jujur dan kisah-kisah penuh hikmah, buku ini membimbing kita untuk:
• Membersihkan “cermin hati” dari debu digital dan pergaulan yang merusak.
• Memahami hakikat waktu dan kematian sebagai kompas penata prioritas hidup.
• Melepaskan diri dari jerat ketertipuan duniawi (al-ghurur) dan istidraj.
• Menemukan kembali ketenangan jiwa (tuma’ninah) yang selama ini dicari di tempat yang salah.
Sebuah cermin bagi musafir modern untuk merapikan batin, melepaskan topeng kepalsuan, dan menemukan jalan pulang yang menenangkan.
Fisik
Rp 115.000
Bisa Dipesan (Pre-Order)Belum ada ulasan untuk buku ini.